Home Masjid Wisata Religi Masjid Pintu Seribu Tangerang

Wisata Religi Masjid Pintu Seribu Tangerang

28
0
SHARE
masjid pintu seribu tangerang

Masjid Pintu Seribu Tangerang – Pintu Seribu tidak hanya sebutan untuk destinasi wisata di Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang. Ternyata Pintu Seribu juga ada di Kota Tangerang, lho. Destinasi wisata ini berupa bangunan masjid, yaitu Masjid Nurul Yakin atau lebih dikenal dengan Masjid Pintu Seribu. Masjid ini terletak di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.masjid pintu seribu tangerang

Masjid Pintu Seribu Tangerang didirikan pada tahun 1978 oleh seorang penyebar agama Islam kelahiran Arab bernama Al Fakir Syekh Mahdi Hasan Al Qudrotillah Al Muqoddam. Memiliki luas bangunan 2.125 meter persegi dengan anggaran Rp 19 miliar, masjid ini memiliki aturan yang cukup unik. Hal tersebut dengan adanya aturan untuk tidak sembarang berkunjung dan berkeliling area masjid, khususnya untuk bagian dalam masjid. Kabarnya, Al Fakir juga membangun beberapa masjid serupa di daerah Karawang, Madiun, dan kota lain yang ada di Indonesia.

Agung, yang merupakan salah satu pengurus Masjid Pintu Seribu ini mengatakan bahwa masjid hanya dibuka pada waktu tertentu saja, seperti perayaan hari besar Islam maupun saat menjelang bulang Ramadhan. Selain itu, tidak semua orang dapat masuk sembarangan ataupun mengabadikan kondisi masjid tersebut. Hal tersebut dikarenakan sudah menjadi aturannya dan untuk memasukinya pun harus dengan pengurus untuk mendampinginya. Jika ingin masuk atau beribadah, diharuskan untuk mengisi buku tamu terlebih dahulu sebelum memasuki masjid.

masjid pintu seribu

Dikarenakan bentuknya yang tidak terawat dan layaknya bangunan tua, serta peraturan yang ada, masjid Pintu Seribu ini pun sempat diduga sebagai tempat yang menyebarkan aliran sesat. Masjid ini menjadi daya tarik sebagai objek wisata religius. Hal itu dikarenakan masjid ini digunakan sebagai tempat berziarah oleh para pengunjungnya terutama pada hari besar Islam.

Saat berkunjung ke masjid ini, pengunjung akan dibuat terkesan oleh bangunan masjid yang unik dan berbeda dengan masjid pada umumnya. Masjid ini memiliki pintu yang sangat banyak dn tidak ada yang tahu persis jumlah pintunya, oleh karena itu masjid ini disebut dengan Masjid Pintu Seribu. Kondisi setiap ruangannya yang disekat-sekat sehingga membentuk ruangan seperti mushola, menjadikan salah satu keunikannya.

Dari setiap ruangan (mushola) sudah diberi nama, seperti mushola Fathul Qorib, Tanbihul Alqofilin, Durojatun Annasikin, Safinatu-Jannah, Fatimah, sampai mushola Ratu Ayu. Luas area dari setiap mushola yaitu sekitar 4 meter. Masjid ini memiliki arsitektur yang diadopsi dari Mekkah, didominasi oleh warna hijau, emas, hitam dan putih. Di dalam masjid ini juga terdapat makam pendiri masjid, Syeikh Al Fakir Mahdi.

Masjid Pintu Seribu Tangerang memiliki kubah besar. Di beberapa pintu masjid, terdapat ornamen dengan hiasan angka membentuk angka 999 yang menambah kesan indah. Menurut pengurus masjid, angka ini merupakan penggabungan jumlah nama Allah dan jumlah nama walisongo (sembilan wali).

Pintu seribu tangerang2

Pada setiap lorong di masjid ini, dilengkapi dengan penunjuk jalan menuju ke beberapa ruangan yang ada di dalam masjid. Dari sekian banyak lorong, ada salah satu ruang yang menuju ke ruangan bawah tanah yang disebut sebagai ruang tasbih. Ruangan ini digunakan oleh Syeikh Al Faqir dan jamaah lainnya untuk beristiqomah. Keunikan lain dari masjid ini adalah terdapat tasbih besar berukuran sekitar 10cm atau seukuran dengan kepalan tangan orang dewasa dengan jumlah 99 butir tasbih yang diyakini sebagai tasbih terbesar yang ada di Indonesia.

masjid pintu seribu2

Awalnya masjid ini kurang populer disebabkan dikikis oleh zaman. Namun, setelah mulai banyak dipublikasikan oleh media, masjid ini kemudian banyak dikunjungi, mulai dari masyarakat lokal hingga wisatawan mancanegara, terutama dari negara Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here