Home Liburan Mengintip Museum Benteng Heritage, Museum Tionghoa di Tangerang

Mengintip Museum Benteng Heritage, Museum Tionghoa di Tangerang

65
0
SHARE
museum benteng

Museum Benteng Heritage – Kota Benteng adalah sebutan yang disandang kota Tangerang yang merupakan salah satu kota dengan populasi keluarga Tionghoa terbesar yang ada di Indonesia. Dulunya, daerah kota tua Tangerang merupakan kota yang dikelilingi oleh benteng, sehingga kawasan tersebut disebut dengan daerah Benteng.

museum benteng2

Sebagai salah satu bukti keberadaan perkembangan peradaban Tionghoa di kota Tangerang, terdapat di Museum Benteng Heritage. Museum ini dibangun sekitar abad ke-17 milik Udaya Halim yang merupakan hasil restorasi dari sebuah bangunan tua dengan arsitektur tadisional khas kaum Tionghoa. Dulunya, bangunan ini ditinggali oleh masyarakat sekitar. Kondisi bangunan sebelum dijadikan museum pun sangat memprihatinkan dan tidak terawat dengan semestinya. Karena dirasa bangunan ini memiliki nilai historis yang sangat penting, akhirnya pada November 2009 Udaya Halim melakukan proses restorasi demi mengembalikan wujud bangunan seperti semula. Proses ini memakan waktu sekitar selama dua tahun dan diresmikan pada 11 November 2011. Bangunan ini terletak di Jalan Cilame No.20, Pasar Lama, kota Tangerang.

museum heritage3

Museum Benteng Heritage di kota Tangerang ini memiliki dua lantai. Lantai pertama sebagai tempat penjualan souvenir, tempat gathering, tempat berfoto, restoran, dan sebagainya. Sementara lantai kedua sebagai tempat koleksi barang-barang antik mengenai sejarah peradaban Tionghoa dengan berbagai artefaknya. Di lantai kedua Anda juga akan menemukan aneka ragam barang antik yang tersusun sangat rapi, baik yang diletakkan di atas meja maupun di dalam etalase.

museum heritage

Selama proses restorasi tersebut, juga ditemukan barang-barang peninggalan sejarah Tionghoa saat melakukan penggalian. Barang peninggalan tersebut kemudian disimpan rapi dan dirawat di museum. Hasil penggalian tersebut ditemukan kerang-kerang, pecahan dari keramik, paku handmade dari besi, gigi hingga timah.

museum heritage4

museum heritage8

Di dalam museum ini, Anda juga akan menemukan sepatu khas China yang memiliki ukuran kecil yang dulunya dipakai oleh para wanita China untuk membentuk kakinya agar menjadi kecil. Terdapat juga kebaya encim, kain pagi sore, kain-kain batik khas China, hiasan kepala, hiasan baju, dan sebagainya.

museum heritage9

Bagi pecinta musik, tentunya Anda akan puas melihat koleksi alat pemutar lagu kuno seperti Edisson Phonograph yang dibuat tahun 1890-an. Selain itu, ada juga mainan khas Cina yaitu mahyong.

museum heritage10

Ada koleksi museum paling berharga yaitu relief di bagian atas bangunan yang merupakan peninggalan kisah dari Tree Kingdom asli yang diperkirakan dibuat pada abad ke-18. Dulunya relief tersebuut sangat buruk dan saat ditemukan warnanya cokelat karena tertutup debu tanah selama bertahun-tahun, padahal bentuk aslinya adalah berwarna-warni.

Namun, sayangnya hanya di lantai pertama saja Anda diperbolehkan melakukan sesi foto. Di lantai kedua, Anda tidak diperbolehkan memotret berbagai koleksi peninggalan di museum. Sehingga Anda tidak bisa mengambil foto koleksi museum yang menurut Anda favorit dan menarik.

museum heritage6

Bagi Anda yang ingin mengintip museum dan melihat koleksi barang antik bersejarahnya, Anda cukup mengeluarkan biaya untuk umum Rp 20.000, untuk pelajar Rp 10.000, untuk mahasiswa Rp 15.000, untuk turis Rp 50.000, dan heritage walk Rp 50.000 bagi yang membawa rombongan lebih dari 10 orang.

Untuk jam buka museum yaitu mulai pukul 13:00 sampai 18:00. Disini juga memiliki tour guide yang akan menemani dan memandu perjalanan Anda melihat-lihat museum yang berlangsung sekitar 45 menit dengan jumlah setiap rombongan sampai 20 peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here