Home UMK UMK Tangerang 2020 Naik 8,51 Persen

UMK Tangerang 2020 Naik 8,51 Persen

52
0
SHARE
umk tangerang 2020

Apindo atau Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Tangerang meminta kenaikan Upah Minimun Kota atau UMK Tangerang 2020 sebesar 8,51 persen. Jika UMK Tangerang tahun 2019 yang lalu sebesar Rp 3.869.717, maka tahun 2020 nanti jika naik 8,52 persen, artinya akan menjadi sebesar Rp 4.199.029.

Rapat pleno penetapan UMK tahun 2020 yang dihadiri oleh Dinas ketenagakerjaan Kota Tangerang bersama Apindo dan Aliansi Serikat Buruh Tangerang tersebut mendapatkan hasil yang membuat para pekerja buruh tetap pada pendiriannya untuk meminta kenaikan UMK Tangerang 2020 mendatang sebesar 12 persen.

Secara tegas, Dedi Sudrajat selaku ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, mewakili buruh se-Kota Tangerang mengatakan bahwa beliau tetap berpedoman pada Undang-Undang No 13/2003 perihal Ketenagakerjaan yang menaikkan UMK sebesar 12 persen. Tidak hanya itu, pihaknya juga tidak menyetujui apabila pemerintah tetap berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) No 78/2015 mengenai Pengupahan untuk menaikkan UMK Kota Tangerang 2020 nanti sebesar 8,51 persen. Menurut beliau, kenaikan 8,51 persen dinilai bahwa tidak akan memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari.

umk tangerang 2020 Benyamin Davnie

Sementara wakil Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengharapkan bahwa kenaikan upah tersebut tidak dapat membuat para pengusaha hengkang dari kota Tangerang, yang memiliki semboyan cerdas, modern dan religius. Pasalnya, karena kenaikan UMK sebesasr 8,51 tersebut, membuat para pengusaha diharuskan membayar karyawannya hingga sebesar 4,1 juta per bulannya.

Benyamin Davnie juga berharap kepada para buruh dan asosiasi pengusaha dapat menemukan tiitk temu permasalahan. Karena yang menjadi sebuah konflik adalah ujung dari ketidaksepahaman antar kedua kubu tersebut. Para pekerja buruh bisa mogok atau berhenti kerja, sedangkan pengusaha bisa saja melakukan Pemutusan Hubungan Kerja atau sering kita sebut dengan PHK.

“Mudah-mudahan industri di Tangerang Selatan jangan sampai ada yang tutup, duduk saja berdialog dengan kawannya,” kata Benyamin di Serpong Utara, Tangerang Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Hingga saat ini, kenaikan UMK Tangerang masih terus dibahas oleh Dewan Pengupahan Kota (Depeko) sebelum hasilnya nanti akan diserahkan kepada Wahidin Halim selaku Gubernur Banten. Jika hasilnya nnati sudah ditetapkan, Benyamin Davnie meminta pengusaha ataupun para buru untuk tetap menaati peraturan yang telah ditentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here